Senin, 20 Oktober 2014

Tutorial Daftar Isi (part I)

Tutorial Pembuatan Daftar Isi

Sebelum masuk pada tutorial pembuatan daftar isi, saya akan memposting tentang pengunaan bullets and numbering melalui multilevel list dan tabulasi.

Bullets and Numbering
Dalam membuat daftar isi, tentunya akan ada bab, sub bab, anak sub bab, dan seterusnya. Dalam pengetikan poin-poin pada suatu makalah atau pun daftar isi, sebagian orang menulis poin-poin penting yang bernomor menggunakan pengetikan nomor secara manual. Padahal dalam hal ini kita dapat memanfaatkan menu bullets and numbering pada Microsoft word.

Dalam menggunakan menu bullets and numbering, sebagian orang biasanya hanya menggunakan menu tersebut sebatas 1 digit nomor saja, padahal kita dapat memberikan penomoran bertingkat pada naskah yang akan kita ketik.

 Pada postingan kali ini saya akan membahas mengenai cara menggunakan bullets and numbering lebih mendalam.



          Dalam mengetik untuk penomoran bertingkat, dilakukan dengan menggunakan multilevel list yang terdapat pada menu home di Microsoft word.
  • ·         Klik multilevel list
  • ·         Pilih jenis-jenis multilevel list yang anda inginkan
Dalam multilevel list, terdapat level-level yang digunakan. Misalnya angka (1.) menunjukan 1 level, Angka (1.1.) menunjukan 2 level, angka (1.1.1.) menunjukan 3 level, dan seterusnya.

Jika anda telah memilih multilevel list, kemudian yang langsung muncul adalah 3 level atau 3 digit nomor (misalnya : 1.1.1.), padahal yang anda butuhkan hanyalah 1 level atau 1 digit terlebih dahulu. Maka hal yang harus anda lakukan adalah mengaturnya dengan Decrease Indent dan Increase Indent. 

1.    Increase Indent
Digunakan untuk menggeser barisan ke kanan. Atau menaikan level multilevel list sehingga digit pada multilevel list menjadi lebih banyak.




2.    Decease Indent
Digunakan untuk menggeser baris ke kiri. Atau menurunkan level multilevel list sehingga digit multilevel list yang digunakan menjadi lebih sedikit.





 

          Jika anda ingin mengubah angka yang muncul pada multilevel list, anda dapat mengaturnya sesuai kebutuhan anda. Misalnya, anda ingin menggunakan nomor yang dimulai dari angka 2.1.1, bukan 1.1.1, maka anda dapat mengaturnya di menu multilevel list. Langkahnya adalah sebagai berikut :

1.    Blok nomor yang sudah diatur multilevel list
2.    Klik Mutilevel list
3.    Pilih Define new multilevel list







4.    Klik More
5.    Pilih Level yang ingin diubah
6.    Atur pada kolom “start at”





Tabulasi

Tabulasi merupakan perintah yang digunakan untuk meletakan kursor secara melompat langsung ke tempat yang diinginkan.

Dalam pengetikan surat, makalah, daftar isi, dll kita biasa menggunakan tab. Seringkali dalam pengetikan tanggal pada surat kita menekan tombol tab dengan berulag kali untuk mendapatkan posisi yang tepat. Padahal kita dapat mengatur tab sehingga tidak perlu penekanan tombol tab berulang untuk mendapatkan posisi yang tepat. Berikut ini adalah sedikit pembahasan tentang tabulasi.
Macam-macam tabulasi ;

·         Left tab (perataan kiri)
·         Center tab (perataa tengah)
·         Right tab (perataan kanan)


Memilih jenis tab
Icon tab dapat dilihat pada Microsoft word bagian kiri atas. Untuk memilih left tab atau center tab atau right tab, letakan kursor ke pojok kiri atas penggaris (ruler), kemudian klik kanan untuk memilih jenis tab yang diinginkan.

Menentukan letak tab
          Untuk menentukan dimana letak pelompatan pengetikan, gunakan fungsi tabulasi dengan mengklik ruler (penggaris) di tempat yang ingin dijadikan tempat pelomatan.



Menggunakan tabulasi
          Bila tabulasi telah dipilih dan diatur pelatakannya, mulailah mengetik. Untuk melompat pada letak tab yang sudah diatur, tekan tombol tab pada keyboard untuk melompat jaraknya.

Menghilangkan tabulasi
Untuk menghilangkan fungsi tabulasi yang telah anda atur, tahan tabulasi yang terpasang pada ruler, kemudian tarik ke bawah hingga keuar ruler, kemudian lepas.

Heading
Heading biasa digunakan untuk memberi memberi judul pada naskah. Misalnya saja pemberian judul pada poin-poin utama dalam sebuah bahasan.
          Dalam heading ada beberapa tingkatan. Misalnya :
1.    Heading 1 untuk judul
2.    Heading 2 untuk sub judul
3.    Heading 3 untuk sub sub judul
Dan seterusnya…

Apabila kita menggunakan heading, maka angka pada judu yang kita ketik akan hilang. Sedangkan dalam membuat daftar isi pada makalah, biasanya sub judul kita beri urutan angka, misalnya 1.1, 1.2, 1.3 dst. Untuk mengatasinya, kita dapat membuat heading dengan format yang kita inginkan. Cara yang perlu kita lakukan adalah :
1.    Tekan pilihan heading
2.    pilih “save selection as a new quick style”

3.    berikan nama, misalnya H1.1
4.    pilih “modify”

5.    atur “style based on” sesuai tingkat heading yang diinginkan. Misalnya untuk memberikan judul seperti pendahuluan, pembahasan, dan penutup, maka pilih heading 1. Bila memberi heading pada poin 2.1 yang merupakan sub judul, maka pilih heading 2. Bila memberi heading pada poin 2.1.1 yang merupakan sub sub judul, maka pilih heading 3, dst.
6.    Atur “style for following paragraph” sama dengan “style based on”. Bila pada style based on menggunakan heading 1, maka style for following paragraphnya heading 1 juga, dst
7.    Atur format yang diinginkan

8.    Pilih “ok”

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda